Loading...
Loading...

Samsung
dilaporkan sudah mulai memesan berbagai material untuk perakitan massal Galaxy
Fold pada akhir bulan ini. Namun, perusahaan tidak akan memproduksi smartphone
tersebut dalam jumlah yang sangat besar.
Dilansir
Phone Arena, Senin (18/3/2019), sejumlah sumber industri mengatakan, kecil
kemungkinan Samsung akan memproduksi Galaxy Fold dalam skala besar. Pasalnya,
smartphone itu kemungkinan juga tidak akan tersedia di banyak toko elektronik
biasa.
Samsung
disebut akan memposisikan smartphone layar lipat itu sebagai produk yang khusus
dijual melalui operator, lengkap dengan berbagai layanan pendukungnya. Galaxy
Fold dibanderol USD 1.980.
Lebih
lanjut, Samsung dipredksi hanya akan memproduksi maksimal 100 ribu unit Galaxy
Fold per bulan. Jumlahnya jauh lebih kecil dibandingkan tingkat produksi yang
dijadwalkan untuk Galaxy S10, sebesar 3 juta sebulan.
Di
luar labelnya sebagai perangkat super premium, kerumitan proses produksi juga
disebut membuat perusahaan tidak bisa memproduksinya dalam skala besar.
Galaxy
Fold merupakan salah satu smartphone lipat yang akan dirilis untuk konsumen
pada tahun ini. Selain Samsung, Huawei juga memiliki produk serupa, Mate X,
yang dijadwalkan segera melenggang di pasar.

Ups,
Bos Huawei Sebut Galaxy Fold Tidak Bagus
CEO
bisnis mobile Huawei, Richard Yu, menyinggung desain smartphone layar lipat
pesaing Mate X yakni Galaxy Fold. Ia secara tidak langsung menyebut desain
Galaxy Fold tidak bagus.
Dikutip
dari Business Insider, Yu mengatakan Huawei pada awalnya memiliki prototype
smartphone lipat dengan desain mirip Galaxy Fold. Namun, pengembangannya
dihentikan karena dinilai tidak bagus.
"Saya
merasa memiliki dua layar, di bagian depan dan belakang, membuat smartphone
terasa terlalu berat," ungkap Yu mengenai desain Galaxy Fold.
"Kami
memiliki beberapa solusi, tapi kami membatalkannya. Kami memiliki tiga proyek
yang dikerjakan bersamaan. Kami bahkan memiliki sesuatu yang lebih baik dari
itu (Fold), yang saya hentikan. Produk itu buruk," sambungnya.
Huawei
dan Samsung mengambil langkah berbeda untuk desain smartphone layar lipat.
Huawei Mate X memiliki satu layar besar, yang untuk dijadikan sebuah ponsel,
harus dilipat ke arah belakang.
Sementara
Galaxy Fold memiliki dua layar, dengan salah satunya berukuran kecil. Untuk
membuatnya seperti tablet, maka perangkat tersebut harus dibuka seperti membuka
buku.
Loading...